Konservasi Lingkungan Telaga Makam Giripurwo

Masih dinilai memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat, Telaga Makam yang berada di Padukuhan Temon, Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari diupayakan pelestariannya.

Disampaikan Camat Purwosari, Sukis Heriyanto, konservasi atau upaya pelestarian lingkungan Telaga dilakukan agar dapat dimanfaatkan sebagai tampungan air hujan, kemudian difungsikan untuk kebutuhan pertanian, perikanan serta sekaligus mendukung destinasi wisata Pantai Bekah,

Melalui prakarsa kerjasama dengan Yayasan YAKKUM Emergency Unit (YEU) telaga tersebut direhab guna mempertahankan keawetan air dan lingkungan sekitar telaga. Jenis kegitan yang dilaksanakan yakni penanaman 400 pohon di sekitar lokasi telaga.

Untuk mengawali program tersebut juga dilaksanakan peletakan batu pertama untuk pembangunan terasering atau tanggul di sekitar lokasi telaga, Rabu, (5/10/2016).

Kegiatan penanaman pohon dan peletakan batu pertama secara simbolis dihadiri Pejabat Pemkab Gunungkidul, Dinas Kehutan Dan Perkebunan serta Dinas Pekerjaan Umum Bidang pengairan, beserta Warga Padukuhan Temon, Kelompok Tani “Rukun Santoso”, Staf YEU, juga beberapa Perwakilan Polsek Purwosari dan Muspika Purwosari.

Koservasi yang mendapat dukungan USAID from the American People ini juga melibatkan Kementerian PPN/ Bappenas dan ICCTF (Indonesia Climate Change Trust Fund).

Sukisheriyanto menceritakan, Telaga Makam pada tahun 2012 silam telah dibangun oleh Dinas Kimpraswil DIY. Kemudian, pembangunan bak komunal dilakukan di sisi utara dimaksudkan untuk menampung air manakala terjadi kemarau panjang.

“Namun bak tersebut hanya bertahan 2 tahun karena landasan bawah bocor pecah-pecah akibat karakter tanah kering di musim kemarau,” ulasnya.

Menurutnya, ketergantungan warga dirasa masih tinggi,meskipun sudh beralih fungsi yang dulu telaga erat dengan kebutuhan air minum, mandi, dan cuci, tetapi sekarang lebih dibutuhkan untuk kebutuhan pertanian, perikanan dan peternakan. Disamping itu juga kedepan akan dikembangkan untuk mendukung kebradaan destinasi wisata Pantai Bekah sebagai daya tarik para wisatawan pemilik hobi mancing.

“Posisi Telaga Makam sangat strategis karena tepat di jalur akses jalan menuju Pantai Bekah. Bisa juga digunakan sebagai rest area bagi wisatawan yang akan ke pantai, mengingat jarak yang agak jauh sehingga telaga tersebut bisa manfaatkan untuk istirshat sejenak,” harap Sukis. (Kandar, KH, 6 Oktober 2016)

Facebook Comments